Desa Peguyangan Kangin menjadi salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Sampah Berbasis Sumber yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Bali. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mengukur efektivitas penerapan pengelolaan sampah dari sumber di tingkat desa.
Monev dilaksanakan dengan menyasar beberapa titik penting di wilayah desa, yakni lingkungan sekolah, tempat ibadah, dan pasar tradisional. Hal ini bertujuan untuk melihat secara langsung sejauh mana implementasi pemilahan dan pengolahan sampah berbasis sumber telah dijalankan oleh masyarakat dan lembaga terkait.
Adapun aspek yang dievaluasi dalam kegiatan ini meliputi:
Pemilahan Sampah dari Sumber: Apakah masyarakat telah melakukan pemisahan sampah organik dan anorganik sejak dari rumah atau tempat asal.
Penerapan Teba Modern: Evaluasi terhadap pembangunan dan pemanfaatan teba modern sebagai solusi pengolahan sampah skala rumah tangga.
Progres Pengolahan Sampah Berbasis Sumber: Menilai sejauh mana masyarakat terlibat aktif dalam pengurangan sampah melalui prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) serta pemanfaatan fasilitas pengolahan yang ada.
Dalam sambutannya, perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMA) Provinsi Bali menyampaikan harapannya agar seluruh lapisan masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami berharap masyarakat desa dapat terus berkomitmen dan bergerak bersama-sama dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan monev ini tidak hanya untuk menilai, tetapi juga sebagai bentuk pendampingan dan penyemangat agar upaya pengelolaan sampah berbasis sumber bisa berjalan berkelanjutan,” ungkapnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong terciptanya desa yang bersih, sehat, dan lestari, serta mendukung visi pembangunan Bali melalui konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yaitu menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya.
03 Oktober 2025
26 Agustus 2025
09 September 2025